Likeship.me – Maraknya foto-foto korban tragedi bom Kampung Melayu yang menyebar luas di tengah masyarakat. Bahkan Menkominfo, Rudiantara pun menghimbau untuk tidak menyebarkan luaskan foto-foto korban ke media sosial.

Maraknya Foto-foto Korban Tragedi Bom Kampung Melayu Tersebar
Maraknya Foto-foto Korban Tragedi Bom Kampung Melayu Tersebar

Viralnya foto korban dapat memicu ketakutan masyarakat.

“Jangan sebarkan atau viralkan foto korban di media mana pun. Penyebaran foto (korban) seperti memberi ‘oksigen’ bagi tujuan membuat ketakutan di masyarakat. Dukung dan beri ruang seluasnya bagi POLRI untuk bekerja,” kata Rudiantara dilansir dari laman VIVA.co.id, Kamis 25 Mei 2017.

Bagaimana kalau korban bom itu keluarga kita, kata Menkominfo. (viva)

Jangan Sebar Foto Korban Bom Kampung Melayu

Di media sosial, beredar foto-foto potongan tubuh korban yang disebarkan secara sengaja.

Psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera, dr Andri, SpKJ, FAPM, mengaku turut prihatin dan berdukacita terhadap para korban bom Kampung Melayu. Di sisi lain, ia menyesalkan adanya penyebaran foto-foto korban bom Kampung Melayu di media sosial.

“Adanya share di medsos ataupun whatsapp tentang gambar dan foto korban luka dan meninggal, apalagi tanpa sensor, ini sangat tidak baik dan merupakan tindakan yang tidak menghormati korban dan keluarga korban,” tutur dr Andri, dilansir dari Detik.com

“Penyebaran foto-foto itu tidak hanya memengaruhi psikologis dan tidak menghormati keluarga korban, tapi juga menyebarkan rasa takut dan panik kepada orang lain. Justru inilah yang diharapkan pelaku teror agar masyarakat panik, takut dan bingung,” (detik)

Masyarakat diminta tidak menyebarkan foto-foto korban bom Kampung Melayu, Jakarta Timur. Fotofoto korban bom di Kampung Melayu berserakan dimana-mana. Fotofoto tersebut menyebar di media sosial dan aplikasi WhatsApp.

Meski telah banyak netizen yang mengecam penyebaran foto korban, namun masih banyak masyarakat yang tetap mengunggah foto-foto viral tersebut di akun media sosialnya.