Likeship.me – Status Ahok sebagai terdakwa kasus penistaan agama belum diputuskan oleh Mendagri yang masih menunggu fatwa keputusan dari Mahkamah Agung. Namaun dari pihak Mahkamah Agung atau MA sendiri mengatakan hal itu masih bisa diputuskam oleh Mendagri tanpa MA. Untuk kasus Ahok ini Mendagri mengatakan Ahok bisa diberhentikan jika terkena pasal yang menghukum hingga 5 tahun penjara untuk dugaan kasus korupsi, terorisme, makar dan perbuatan lain yang memecah belah negara republik Indonesia dan untuk kasus ini Ahok terkena salah satu pasal dari dua alternatif pasal yait pasal 156 KUHP atau pasal 156 a KHUP. Saat ini setelah menerima jawaban dari MA yang tidak bisa mengeluarkan fatwa untuk status Ahok, akhirnya Mendagri kembali memberikan keputusan pada jaksa penuntut umum akan menggunakan pasal yang mana untuk menjerat Ahok atas kasus dugaan penistaan agama.

Sebelumnya seperti yang sudah diketahii Ahok dilaporkan kasus penistaan agama karena mengatakan bahwa Ahok sedang membuat orang-orang di pulau seribu tidak mempercayai Al Quran. Namun Ahok memberikan pembelaan bahwa yang dilakukannya sama sekali bukan penjstaan agama. Dia hanya memberi contoh oknum-oknum politik yang berniat tidak baik biasanya menggunakan isu agama untuk menjatuhkan lawannya yang bersih. Hal ini menimbulkan kemarahan sehingga Ahok di demo oleh masa dari seluruh penjuru Indonesia dan mereka meminta presiden Jokowi untuk segera memberhentikan Ahok dari statusnya sebagai gubernur. Dan pada saat pemillihan umum pilkada para warga Indonesia dilarsng memilih Ahok karena bukan dari agama Islam. Semenjak itu Indonesia menjadi seperti mengalami krisis SARA.