Adian Napitupulu bantah tudingan terkait aksi unjuk rasa di kediaman SBY
Adian Napitupulu bantah tudingan terkait aksi unjuk rasa di kediaman SBY

Adian Napitupulu, politikus partai PDI Perjuangan membantah tudingan terhadap dirinya yang disebut-sebut sebagai ‘dalang’ demo mahasiswa yang berlangsung di kediaman mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ada di Kuningan, Jakarta Selatan. Pasalnya Adian, menyebut bahwa massa yang bergerak sendiri.

“Tidak ada keterlibatan diri saya dengan unjuk rasa mahasiswa di kediaman SBY,” ungkap Adian Napitupulu ketika dimintai konfirmasi, pada hari Selasa (7/2).

Selain itu, Adian menjelaskan bahwa mahasiswa yang telah menjalankan aksi demonstrasi tersebut merupakan kaum intelektual. Selain itu, anggota komisi VII DPR tersebut juga menyebutkan bahwa mereka menjalankan aksi demo tersebut tanpa lewat instrukti berdasarkan pihak tertentu.

“Sebanyak 3.000 mahasiswa tentu merupakan kaum intelektual semua. Dan mereka juga cerdas-cerdas, jadi nggak mudah untuk digiring. Para mahasiswa mampu untuk bergerak sendiri, berpikir sendiri. Jadi sebaiknya jangan pernah meremehkan mahasiswa maupun kaum muda. Bagi yang menuduh tentu harus dapat membuktikan atau bahkan menjadi fitnah,” tandas Adian.

Mengenai lokasi unjuk rasa yang dilakukan tepat di depan kediaman SBY sendiri, Adian memberikan penjelasan bukan karena lokasinya, tetapi karena substansinya yang dituntut mahasiswa itu sendiri.

“Saya menyaksikan aksi kemarin memang bukan dilihat dari lokasi demonya, namun lebih condong kepada substansinya yang dituntut. Berdasarkan sosial media sendiri saya tahu bahwa hasil kesepakatan dari mereka yang menolak isu SARA serta ingin menjaga keutuhan NKRI berikut Pancasila, selain itu juga untuk pemberantasan korupsi,” tandasnya.

Terkait tudingan terhadap Adian yang turut mendalangi aksi demo di kediaman Presiden RI ke-6 itu sendiri dikarenakan adanya postingan pengguna Twitter yang mengunggah foto mobil yang disebut-sebut sebagai milik Adian, yakni sejenis mobil Nissa Terrano SGX yang bernomor polisi B 2124 ZO yang berwarna hitam.

Ketika dikonfirmasi, Adian Napitupulu menjelaskan bahwa postingan tersebut adalah hoax, sedangkan mobil milikny berpelat AD.

“Itu nggak bener. Pelat mobil saya AD 1 AN. Jadi pelatnya Solo,” ungkap Adian ketika dikonfirmasi, pada hari Selasa (7/2/2017).

Di samping itu, kompol Purwanta selaku Kasubag Humas Polres Jaksel sendiri masih belum menerima informasi kelanjutan mengenai kepemilikan mobil di depan rumah SBY ketika aksi unjuk rasa berlangsung.

“Saya belum mendapat informasi. Tadi malam kan baru dikabari kalau tak ada izin, lalu dibubarkan,” ungkap Kompol Purwanta.