Likeship.me – Beberapa hari lalu terdengar kekerasan di dalam perguruan tinggi yang memakan korban meninggHal itu terjadi dalam pendidikan dasar mahasiswa pencinta alam Universitas Islam Indonesia atau UII. Rektor dari UII mengaku sangat terkejut dengan adanya Kejadian ini, Selain itu para alumni dari UII sendiri yang pernah mengikuti Mapala juga mengatakan bahwa sebenarnya selama ini tidak ada tindak kekerasan apapun ketika mereka melakukan kegiatan tersebut. Korban meninggal dua diantara tiga yang mengalami banyak luka luka sehingga harus dilakukan perawatan di rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh polisi, korban meninggal mempunyai banyak cedera dan patah tulang hingga berak darah. Mereka terus mengalami penurunan kondisi hingga akhirnya dinyatakan meninggal oleh dokter. Keluarga korban sangat berduka dan histeris mengetahui hal ini sehingga akan menuntut pelakunya. Sementara itu Hasoyo yang merupakan Rektor UII mengatakan akan bertanggung jawab dan mengawal proses ini hingga selesai. Dia merasa memiliki tanggunh jawab moral sebagai pemimpin sehingga akhirnya menyatakan pengunduran dirinya pada yayasan. Menristek dan Pendidikan Tinggi sangat mengapresiasi perbuatan Harsoyo ini dikarenakan mundur memang lebih terhormat daripada diberhentikan. Setiap kekerasan yang ada di dalam suatu kampus, semua pimpinan harus bertanggung jawab. Keluarga korban berharap pelakunya segers ditemukan dan diadili atas perbuatan biadabnya kepada anak mereka. Polisi masih terus memeriksa panitia dan seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan diksar Mapala tersebut.