Likehsip.me – Hakim Mahkamah Konstitusi yang juga mantan menteri Hukum dan Ham Patrialis Akbar dikabarkan tertangkap tangan telah menerima suap di sebuah hotel bersama beberapa orang yang juga ikut ditahan oleh KPK. Dengan mengenakan jaket orange dari KPK, Patrialis mengatakan dan bersumpah demi Allah tidak menerima suap sepeserpun dari orang lain. Penangkapan ini berlatar belakang dari kasus uji materi UU No.41 tahun 2012 yang sedang dipelajari oleh Patrialis. Melihat keyakinan Patrialis yang berani bersumpah atas nama Tuhan tersebut membuat masyarakat jadi bertanya-tanya apakah dia benar-benar tidak menerima suap dan hanya sedang dikambing hitamkan.

Dalam penangkapan tersebut seorang pengusaha yang memberikan supa tersebut juga ikut tertangkap yaitu Budi Hariman yang merupakan pengusahan daging impor dengan 21 perusahaan. Ketika diwawancarai Budi juga mengatakan memang tidak pernah memberikan uang kepada Patrialis. Dia memberikan uang kepada perantara yang bernama Kamaludin. Menurutnya dia hanya ingin bertemu dengan seorang hakim dari mahkamah konstitusi bahwa daging impor yang masuk terlalu banyak, dan daging impor dari India akan merusak peternak lokal. Akhirnya dia dikenalkan pada Patrialis oleh Kamaludin. Namun Kamaludin meminta imbalan yang diberikan secara bertahap hingga berjumlah 2,15 miliar rupiah. Jadi Budi juga mengatakan tidak pernah memberikan uang pada Patrialis.

Kasus ini masih dalam penyelidikan KPK dikarenakan kekayaan Patrialis yang meningkat hingga 4 miliyar rupiah padahal baru 1 tahun bekerja menjadi hakim MK yang mempunyai gaji hanya sebesar 121 juta rupiah. Seorang pengamat hukum mengatakan sebaiknya presiden tidak memilih hakim dari mantan orang politik mengingat jabatan Patrialis yang dulunya adalah anggota dari partai PAN.