Likeship.me – Wakil ketua DPR RI yang juga merupakan anggota legislatif dari Nusa Tenggara Barat Fahri Hamzah menuliskan kata-kata yang menyinggung seluruh orang di Indonesia yang sedang bekerja di luar negeri. Fahri mengatakan Anak bangsa mengemis menjadi babu sementara pekerja asing merajalela. Sontak saja hal ini menjadi viral setelah dia menuliskannya di twitter. Seorang aktivis buruh migran yang merupakan direktur migrant care mengatakan tidak ada yang mengemis menjadi babu di sana, mereka menjadi PRT. Dalam kesempatan itu juga Anis menanyakan masalah revisi UU TKI yang menurutnya jalan di tempat semenjak tahun 2010. Fahri sendiri berkilah bahwa cuitan itu maksudnya adalah jangan jadikan masalah lain sebagai pengalihan isu. Yang sebenarnya terjadi adalah dirinya sendiri yang sedang membuat pengalihan isu dengan adu domba menyusul berita ditemukannya pekerja asing beberapa bulan yang lalu. Maksudnya ingin mengkritik pemerintahan yang dipimpin oleh Jokowi saat ini tapi malah dia yang dikritik dan dikritisi oleh seluruh rakyat Indonesia. Seperti yang sudah diketahui bahwa presiden Jokowi kirang akur dengan DPR semenjak beliau menjabat menjadi presiden. Takut cuitanya membawa masalah menjadi lebih runyam, Fahri menghapus cuitan tersebut. Menurut Anis sebaiknya dia membuat pekerja Indonesia di luar negeri lebih bermartabat daripada menghina mereka.

Menaker Trans menjawab cuitan Fahri Hamzah dengan mengatakan bahwa dirinya anak babu. Ibunya bekerja menjadi TKI dengan cara yang halal dan bermartabat, tidak korupsi ataupun menyakiti orang. Selain itu salah seorang netizen mengatakan bahwa sayang sekali pajak dari rakyat harus membayar gaji anggota DPR RI seperti Fahri hanya untuk mengadu domba pemerintah dengan rakyatnya.