Likeship.me – Wakil menteri Hukum dan Ham di jaman kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat ini menjadi supir di Melbourne. Berita ini menjadi topik hangat setelah ada salah seorang wartawan yang memakai jasanya sebagai supir di Melbourne. Guru besar di Universitas Gadjah Mada tersebut tidak malu mengakui profesinya yang saat ini sedang dia jalani, menurutnya menjadi supir di Melbourne bukanlah sesuatu yang hina melainkan menjadi profesi yang biasa. Dia juga menambahkan bahwa apapun profesinya yang penting penghasilan yang didapat adalah halal dan tidak dari hasil korupsi. Namun sepertinya lucu saat tersangka korupsi mengatakan hal tersebut. Pada tahun 2015 lalu Denny Indrayana menjadi tersangka korupsi atas dugaan kasus Payment Gateway. Lalu pada April 2016 Dini Indrayana memutuskan untuk pindah ke Melbourne dan bertempat tinggal disana. Pria yang pernah mengenyam pendidikan strata 3 di Melbourne ini masih terus ditanyakan akan status hukumnya. Dari POLRI sendiri yang menetapkan dia sebagai tersangka mengatakan bahwa berkasnya masih terus ditelusuri oleh kejaksaan. Jadi hingga saat ini Denny Indrayana tidak ditahan bahkan bisa bertempat tinggal di luar negeri. dia memilih profesi sebagai supir dikarenakan telah mengenal kota tersebut saat mengambil pendidikan S3 di sana. Namun mobil yang digunakannya bukanlah mobil sendiri melainkan mobil temannya yang saat ini sedang pulang ke Jakarta.