Barack Obama
Barack Obama

Maya Soetoro-Ng, adik presiden AS Barack Obama, mengungkapkan sesudah kakaknya tidak lagi menjabat menjadi presiden AS, dirinya memiliki peluang lebih besar agar bisa menikmati sajian makanan bakso dan pepes di Indonesia, dimana menurutnya selalu melekat di dalam hatinya.

Mantan presiden AS, Barack Obama sendiri telah meninggalkan Gedung Putih, pada hari Jumat (20/1) kemarin seusai upacara pelantikan presiden baru, Donald Trump yang kini menjabat sebagai presiden Amerika Serikat yang ke-45.

Maya menjelaskan sesudah kembali sebagai warga biasa AS, Obama memiliki kesempatan yang lebih besar agar dapat berkunjung kembali ke Indonesia, untuk menikmati sedapnya masakan dan keindahan Indonesia.

Obama telah melakukan kunjungan ke negara Indonesia, saat pertama kali dilantik di bulan November 2010 silam. Dimana lawatan yang bertajuk “Pulang Kampung Nih” lewat pidatonya yang berlangsung di Universitas Indonesia.

“Ia (waktu itu) berkata “pulang kampung nih”, memang itu yang dirasakannya pada saat itu,” ujar Maya yang kini tinggal di kota Hawaii, bekerja di Matsunaga Institute For Peace and Conflict Resolution.

“Negara Indonesia adalah bagian penting dalam kehidupan di masa kecilnya, dengan begitu ia bisa melihat beraneka macam filosofi, agama, budaya, serta menjadikannya sebagai seseorang yang lebih fleksibel dan begitu menghormati keagamaan, menyaksikan adanya persatuan dalam keberagaman, dimana sesuatu yang sudah lama menjadi sebuah aspirasi Indonesia,” ujarnya pada Endang Nurdin, wartawan BBC pada hari Jumat (20/1).

“Tak tahu apakah (nanti) akan memiliki rumah permanen di Indonesia sebab kehidupan kami memang telah menetap di AS, namun Indonesia mempunyai tempat tersendiri yang selalu melekat di hati kami, dan saya yakin itu,”pungkasnya.

Ketika berpidato di kampus Universitas Indonesia melalui kunjungannya  di tahun 2010, Barack Obama sempat mengatakan “sate, bakso…enak ya!” namun apakah kedua makanan tersebut adalah kesukaannya?

“Beliau memang gemar sekali makan masakan Indonesia, terlebih lagi ikan pepes, bakso, sambal tempe. Disamping makanan kami juga sering membahas tentang kehidupan di desa. Saat kakak saya masih kecil gemar sekali bermain bola. Selain itu, bermain layang-layang di Menteng Dalam, Jakarta. Ia banyak mengingat tentang Indonesia.”