Likeship.me – Baru-baru ini beredar kabar bahwa Vape atau rokok elektrik meledakkan mulut seorang pria ketika sedang merokok di kamar mandinya. Akibat ledakan tersebut 7 giginya rontok dan mengalami luka bakar yang serius dari bagian wajah hingga leher. Sehingga dia harus dilarikan ke rumah sakit. pihak perusahaan Vape sendiri menampik kabar bahwa Vape mudah meledak. menurut mereka hal itu hanya isu yang dipergunakan untuk menjatuhkan nama perusahaan.

Vape sendiri diciptakan dengan tujuan agar para perokok bisa berhenti dari ketergantungannya dalam merokok. Bila dilihat dari jenis kandungan yang ada di Vape, Yaitu ada baterai, nikotin, Propilen glikol atau gliserin, TSNA atau tobacco-specific nitrosamine Vape sebenarnya tidak berbahaya untuk Perokok pasif. Karena asap yang dikeluarkan dari Vape sebenarnya adalah uap air dari campuran bahan kimia yang telah dipanaskan tersebut. sementara untuk rokok biasa asap yang dikeluarkan sangat berbahaya terutama untuk Perokok pasif. Namun untuk perokok aktif nya sendiri tapi sebenarnya jauh lebih berbahaya daripada rokok biasa. Zat nikotin yang terkandung dalam Vape dapat menyebabkan efek yang sama seperti rokok biasa. Yaitu bisa menyebabkan ketergantungan. Untuk memikat para pembelinya memberikan zat perasaan Seperti rasa buah ataupun coklat. Hal yang lebih membahayakan Vape dari rokok biasa adalah, Vape dapat meledak bahkan di mulut orang yang sedang menggunakannya. Sebaiknya adalah untuk sama sekali tidak atau berhenti merokok baik itu rokok elektrik maupun rokok biasa.