Salah seorang netizen yang berkomentar di akun ichaarief ichaarief tersebut.

Likeship.me – Tanggal 24 Desember 2016 kemaren dikabarkan seorang bayi berumur 2 bulan tewas karena di sedot darahnya oleh Hantu Kuyang. Berita ini tersebar di sosial media facebook dari akun pribadi sang ibu yang nama akunnya bernama “ichaarief ichaarief”. Ibu dari 2 anak ini mengatakan bayinya dalam keadaan baik-baik saja sebelumnya dan tidak ada sakit apapun. Hal ini juga terlihat dari akun facebooknya yang memperlihatkan betapa gembiranya dia dengan kelahiran anak keduanya tersebut.

Berita ini tersebar saat akun tersebut menceritakan kronologi kematian anaknya. Yaitu entah kenapa dia tiba-tiba malam itu ingin tidur di depan tv. Dan saat jam 1 malam anaknya terbangun, setelah itu dia susui. Namun jam 4 pagi anak keduanya yang bernama Kayla tersebut sudah terlihat pucat dengan jidat yang berdarah serta bibir membiru. Setelah dibawa kerumah sakit, dokter bertanya apakah anaknya terjatuh karena kematiannya seperti telah jatuh dari suatu tempat.

Syarifah dan suami membantah hal tersebut karena dia, sang suami dan Kayla tengah tertidur di karpet depan tv. Dari situlah Syarifah menyangka hantu kuyang yang telah menghisap darah anaknya hingga tewas.

Hari dimana sang bayi meninggal..

Setelah menelusuri akun facebooknya, Syarifah pernah mengunggah sebuah kalimat yang menyebutkan kata kuyang, kalimat yang ditulisnya terkesan mengejek hantu yang doyan menghisap darah ini. Beberapa netizen curiga bahwa makhluk kuyang ini telah mengincar Syarifah dan anaknya semenjak hari itu.

Seperti yang kita ketahui bahwa kuyang sendiri adalah wanita yang memiliki ilmu hitam untuk mencapai keabadian dia harus meminum darah bayi. Biasanya setelah meminum darah 40 orang bayi, wanita tersebut bisa mendapatkan ilmu tersebut. Di siang hari mahkluk jadi-jadian tersebut terlihat seperti orang biasa, namun saat malam hari dia akan memangsa buruannya yang sudah diincarnya saat siang hari. Kuyang biasanya berada di perkampungan dengan jarak rumah yang berjauhan satu sama lain. Dia tidak akan berani berada di perkotaan karena padatnya penduduk membuat dia rentan diketahui wujud aslinya.