Likeship.me – Habib Rizieq dilaporkan oleh pihak PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia) dengan pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama setelah video ceramahnya di suatu majelis beredar di instagram. Menurut ketua Presidium PMKRI Angelo Wake Kako Habib Rizieq telah menistakan agama dengan mengatakan “Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa?” sebenarnya itu hanya sedikit kutipan dari seluruh isi video ceramahnya Habib Rizieq yang diposting oleh akun instagram milik @fauzi_ahmad_fiiqolby dua hari yang lalu.

Sekretaris dari Front Pembela Islam atau FPI Novel Chaidir Ahsan mengatakan bahwa hal ini sebenarnya adalag pengalihan isu dari kasus Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama. Namun menurut PP PMKRI atau Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia mengatakan bahwa pihaknya adalah independen dan sama sekali tidak berada di belakang Ahok atau terkait atas kasus Ahok.

Isi full dari ceramah Habib Rizieq sebenarnya adalah tentang ucapan selamat Natal yang sedang diperdebatkan diseluruh umat Islam di dunia. Kenapa baru dewasa ini hal itu diperdebatkan karena kemajuan teknologi makin canggih, ilmu bisa di dapatkan dari manapun, dan menurut saya hal itu lah yang membuat rakyat muslim di Indonesia semakin tahu ilmu-ilmu agama yang sebenarnya tidak terbatas dari tradisi nenek moyang karena sebenarnya paman rasulullah pun Abu Thalib tetap masuk neraka karena tetap teguh dengan agama nenek moyangnya meskipun beliau begitu menyayangi rasulullah.

“Bila ada yang mengatakan selamat Natal kepada saya maka saya akan bilang Lam yalid walam yulad, Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan! Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa?!” Begitulah isi dari seluruh video ceramah Habib Rizieq. Pihak FPI mengatakan pihaknya akan melaporkan balik PMKRI atas fitnah dan pencemaran nama baik.