Likeship.me – Tepat sehari menjelang hari ibu, tiba-tiba kota Bima diterjang banjir bandang yaitu pada tanggal 21 desember 2016. Hujan yang mengguyur sejak rabu 21 Desember 2016 mebuat banjir bandang dan merendam rumah warga di beberapa kecamatan kota Bima. Banjir bandang melumpuhkan pusat kota seperti sekolah, perkantoran, pertokoan juga listrik. Sambungan telekomunikasi juga sempat mengalami gangguan namun kabar terbaru hanya sinyal XL bisa masuk kesana untuk saat ini.

Banjir Bandang Bima diperkirakan setinggi 1 sampai 3 meter.

Menurut Kepala BPBD atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nusa Tenggara Barat H Muhammad Rum dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir bandang tersebut. Saat ini TNI/POLRI, tim Basarnas dan seluruh lapisan masyarakat sedang membantu rumah korban banjir bandang tersebut untuk membersihkan lumpur-lumpur yang menggenangi rumah mereka. Selain membantu membersihkan rumah warga para korban banjir bandang Bima, TNI/POLRI dan tim Basarnas juga menyisir lokasi untuk mencari ada nya korban yang tidak tertolong dan mengevakuasi korban yang terjebak di dalam rumah.

Jalanan rusak akibat banjir.

Menurut laporan para relawan, kerusakan akibat banjir bandang Bima mencapai 60-70% dari tingkat keparahannya. Sementara menurut kepala BPBD H Mumammad Nur belum bisa dipastikan berapa besar kerugian yang diakibatkan oleh banjir bandang Bima ini. Pihaknya masih berkonsentrasi untuk membantu para korban yang membutuhkan banyak bantuan makanan, pakaian serta air bersih dan genset mengingat listrik yang mati sehingga membuat kota Bima yang lumpuh menjadi seperti kota mati.
Para relawan dari luar kota dan luar pulau juga terus berdatangan untuk membantu pemerintah mengevakuasi para korban. Bagi yang tidak bisa menjadi relawan yang datang langsung memilih untuk mengumpulkan dana untuk membantu para korban bencana banjir bandang Bima tersebut.

Save