Likeship.me – Om Telolet Om, Anak-anak Jepara Yang Memulainya, Kini Jadi Viral Mendunia. Sepertinya beberapa hari ini kehidupan anda akan seringkali mendengar “Om Telolet Om”. Tidak di Media online, social media, bahkan di media tv.

Di Ngabul,Jepara Awal Mula Kata “Om Telolet Om” Berasal

Di Ngabul,Jepara Awal Mula Kata "Om Telolet Om" Berasal

Tapi tahukah Siapakah yang pertama kali yang memulainya atau membuat kata-kata Om telolet om.

Kata-kata dari Om Telolet Om ini sebenarnya sederhana namun menjadi viral di dunia maya tiba-tiba karena menjadi world trending topic di sosial media twitter. Seluruh orang dari belahan dunia men-twitt kata-kata “Om Telolet Om” meskipun mereka tidak mengerti artinya.

Jadi Trending, Om Telolet Om Mendunia Melalui Twitter!

 

 

Anak-anak Jepara, lebih tepatnya didaerah Ngabul yang bikin ” Om Telolet Om”. Awal mula tren om telolet om di mulai  di daerah Jepara.  Saat itu ungguhan pertama di youtube adalah sekitar bulan november. Itu menunjukkan bahwa om telolet om sudah ada sebelum  baru-baru ini menjadi viral.

Meskipun Fenomena telolet sendiri sudah ada beberpa tahun yang lalu, anak-kecil berada di pingir berburu bunyi klakson Telolet.Awalnya klakson bus dibunyikan para pengemudi bus untuk menghormati para komunitas bus mania yang sering mengambil foto dari bis-bis yang lewat dipinggir jalan dan entah kenapa hal ini menjadi begitu favorit di kalangan anak-anak bahkan saat ini untuk semua umur.

Segerombolan anak-anak di Jeparalah yang mempopulerkan tren ini. Pada saat itu mereka membawa karton bekas berisi tulisan ” om telolet om” dan berdiri di pinggir jalan raya. Setiap bus penumpang yag lewat mereka menunjukkan karton tersebut seakan -akan meminta pengemudi bus membunyikan klakson.

Siapa yang memulai tren bus yang memakai Klakson Telolet, yang sekarang menjadi viral sampai mendunia.

 

Om Telolet Om, Ini Bus Pertama yang menggunakan Klakson Telolet

Bus pertama yang membuat tren klakson ini mendunia

om telolet om, bus pertama klakson telolet

Zaenal Arifin dari Bismania Community mengatakan bahwa bunyi klakson telolet sudah mulai terdengar satu dekade lalu. Klakson itu tidak spesifik dimiliki oleh jenis bus tertentu, melainkan hasil modifikasi yang dilakukan perusahan otobus (PO).