Sim Online
Sim Online

Korlantas Polri belum lama ini mengumumkan sebuah terobosan baru, berupa layanan pembuatan untuk SIM online. Lewat terobosan baru tersebut, masyarakat bisa membuat maupun memperpanjang SIM dengan lebih mudah.

Sebenarnya, hal tersebut telah diterapkan semenjak tahu lalu, namun hanya pada proses perpanjangan untuk SIM lama. Namun saat ini, pembuatan SIM yang baru pun bisa dilakukan dengan online.

Tak hanya itu saja, yang paling menarik yaitu pendaftaran atau registrasi SIM online bisa dilakukan meskipun tak berdasarkan domisili. Berdasarkan penuturan Tito Karnavian selaku Kapolri Jenderal ketika peluncuran sistem terbaru ini, maka proses pendaftaran pun harus dilakukan memakai e-KTP melalui pembayaran lewat EDC atau ATM.

Selain meluncurkan SIM online, pihak Korlantas Polri pun merilis aplikasi e-Samsat dan e-Tilang. Dengan terobosan pelayanan online tersebut diharapkan semakin mempermudah masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas dari penegakan hukum khususnya terkait pelanggaran di lalu lintas.

Namun tentunya yang harus diperhatikan pada pembuatan SIM secara online tersebut, jangan berasumsi bahwa tutorial pembuatan SIM secara online sama seperti belanja online dimana Anda bisa membuatnya sendiri dimana saja atau di rumah sendiri. Adapun yang dimaksud di sini yaitu sistem database dari nama-nama para pendaftar sendiri bisa diakses secara online. Dengan begitu semua warga bisa membuat atau memperpanjang SIM di berbagai tempat walaupun tidak sesuai domisili pada KTP.

Anda harus melakukan langkah-langkah pembuatan SIM secara online, seperti berikut :

  1. Pertama-tama buka situs http://sim.korlantas.polri.go.id
  2. Lalu pilih menu registrasi SIM online.
  3. Pilih opsi permohonan, baik pembuatan SIM yang baru maupun perpanjangan sesuai kebutuhan. Selanjutnya ikuti alur registrasi yang perlu dilakukan.
  4. Sesudah pendaftaran sukses, maka pemohon bisa secara langsung melakukan transfer pembayaran di EDC, ATM maupun teller yang ada di seluruh lokasi bank BRI.
  5. Kemudian datagi lokasi SIM keliling/gerai/Satpas yang sudah dipilih ketika pendaftaran lalu jangan lupa untuk menyertakan surat keterangan dokter.
  6. Identifikasi lalu verifikasi data yang dilakukan pihak kepolisian (mulai dari pengambilan foto, tanda tangan dan sidik jari).
  7. Selanjjutnya pemohon pun menjalani ujian praktik dan teori. Jika lulus, maka SIM baru pun siap untuk dicetak.