Dian Yulia Novi
Dian Yulia Novi

 

Dian Yulia Novi (26) merupakan warga Jatimulya Desa Bakong lor, Kec. Jamblang, Cirebon, Jawa Barat telah ditangkap polisi dalam sebuah kontrakan yang ada di Jl Raya Bintarajaya Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi, tepatnya pada pukul 16.00 WIB. Pasalnya Dian sendiri tinggal di dalam kontrakan dengan nama pemilik Opung Mangun, yang bersangkutan sebenarnya pemilik kontrakan yang baru menempatinya selama 5 hari.

Pasalnya Dian sendiri diketahui menjadi pemeran calon pengantin bom yang akan diledakkan di Istana Negara. Hal tersebut berdasarkan dari temuan “Surat Wasiat” miliknya yang dititipkan untuk keluarga.

Dian Yulia Novi alias DYN merupakan salah satu diantara 3 tersangka yang ditangkap di kota Bekasi bersama Agus Supriadi (AS) dan Nur Solihin (NS). Ketiga tersangka tersebut diduka merencanakan peledakan bom di Istana Negara.

Dian sendiri telah termakan doktrin yang mengerikan dari penyebar paham terorisme. Sehingga, ia pun berani dijadikan sebagai eksekutor bom bunih diri yang menyerang negaranya.

Sebenarnya, doktrin seperti apa yang mampu mencuci otak Dian beserta kawan-kawan sampai mampu berbuat hal sekeji itu? Tim kepolisian memperoleh keterangan secara langsung berdasarkan pernyataan keempat orang tersangka yang dicekok, diantaranya Dian, S, AS, dan NS.

“Mereka telah termotivasi, jadi bertajuk Daulah Islamiyah,” Menurut penjelasan Kombes Pol Awi Setiyono, selaku Kabag Mitraropenmas Divhumas Mabes Polri yang memberikan keterangan saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (11/12/2016).

Sebenarnya Daulah Islamiyah sendiri adalah ISIS, yang merupakan kelompok teroris di Suriah dimana reputasi kejinya telah tersiar hingga ke seluruh pelosok dunia. Pasalnya doktrin yang sudah ditanamkan mereka pada putra-putri bangsa Indonesia sendiri terkait keyakinan dari aksi “amaliyah”.

Awi menambahkan, “Jika kalian masih belum mempu menuju ke Suriiah, hendaknya membuat amaliyah terlebih dulu di Negara masing-masing sesuai kemampuan. Hal tersebut inilah yang menjadi motivasi mereka, ini merupakan hasil proses penyelidikan yang berlangsung tadi malam, dengan pemeriksaan intensif pada para pelaku.”

Dengan kata lain, mereka telah didoktrin oleh jaringan ISIS supaya berbuat kerusakan di Negara Indonesia saja, sehingga tak perlu langsung melakukanya di Suriah jika belum memiliki kesempatan. Disamping itu, ada dalang dibalik aksi tersebut yang menyeret Dian Yulia Novi, yang tidak lain yaitu Bahrun Naim.

Save