Gempa Aceh
Gempa Aceh terus memakan korban

Aceh kembali terkena bencana gempa bumi hebat berkekuatan 6,4 SR, Rabu (7/12) kemarin. Hal ini tentunya semakin membuat warga di Aceh trauma, terlebih lagi mengingat tragedi Tsunami yang sebelumnya sudah pernah melanda negeri Aceh.

Bahkan gempa bumi yang tengah mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pun sempat dirasakan warga Begkulu. Akibat gempa bumi yang telah dirasakan oleh warga Aceh tersebut, dampaknya begitu banyak merugikan masyarakat. Hal tersebut meskipun gempa hanya berlangsung 45 detik saja, namun sudah mampu merobohkan banyak bangunan di Aceh, tepatnya di kota Pidie Jaya.

Korban Jiwa Aceh Bertambah

Korban jiwa serta korban luka-luka akibat gempa Aceh, pada Rabu pagi (7/12) kemarin semakin bertambah. Menurut data Pusdalops BNPB dari relawan RZ, sampai Rabu malam jam 23.00 WIB tercatat data gempa bumi Aceh mengalami peningkatan jumlah korban jiwa.

Korban jiwa di Kabupaten Pidie Jaya mencapai 96 orang yang meninggal dengan 411 orang terkena luka ringan dan 125 orang terkena luka berat. Sementara di Kabupaten Biruen ada 2 orang yang meninggal, dengan 2.154 warga yang mengungsi dan 77 orang mengalami luka berat. Di Kecamatan Muara Dua sendiri korban mencapai 800 Orang, Kecamatan Meurah Dua mencapai 200 orang dan Kecamatan mereudu sekitar 1.154 orang.

Pasalnya relawan RZ ikut membantu pihak pemerintah dalam hal upaya penanganan bencana awal, yakni dengan melakukan evakuasi terhadap korban jiwa yang tertimbun serta melakukan pertolongan pertama untuk korban luka-luka dengan menerjunkan sebanyak 20 relawan, 3 perawat, 2 dokter, 2 unit ambulance dan 2 apoteker, berikut 2 kendaraan operasional dan juga 1 unit kendaraan klinik keliling.

Selain itu, relawan juga telah membuka dapur umum, posko segar serta menyalurkan bantuan logistic. “Tepatnya hari kamis (8/12) ini, kami telah mendatangkan relawan tambahan secara langsung dari kota Bandung demi membantu upaya peduli bencana di Aceh. Kami pun telah mempersiapkan personil medis tambahan, khususnya dokter bedah tulang segera menyusul ke tempat bencana,” Menurut Herlan Wilandariansyah, selaku Koordinator relawan dari RZ pusat.

Selain korban jiwa bertambah, menurut data yang diterima kerusakan instruktur ada di beberapa kabupaten yang terkena gempa bumi, diantaranya Kabupaten Bireuen sebanyak 30 unit rumah, dan Kabupaten Pidie Jaya sebanyak 86 unit rumah, dengan 105 unit toko dan juga 13 unit saranai badah.