Heboh…!! YLKI: Korban vaksin palsu bisa tuntut rumah sakit dan pemerintah

bisa tuntut rumah sakit dan pemerintah | Likeship.me –  Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan, walaupun pihak Kemenkes telah mengumumkan 14 rumah sakit yang terindikasi memberikan , namun hal itu dirasa masih belum cukup sebagai langkah penyelesaian masalah tersebut.

Dirinya menegaskan, pihak manajemen rumah sakit juga perlu bersikap terbuka, mengenai sejak tahun berapa mereka mulai memberikan vaksin-vaksin palsu tersebut kepada para pasiennya.

“Kemenkes harus bisa memaksa rumah sakit untuk membuka data dan nama-nama pasien yang menjadi korban vaksin palsu di masing-masing rumah sakit, untuk kemudian diberikan vaksinasi ulang,” kata Tulus dalam pesan tertulisnya, Jumat (15/7).